Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Lengkap

Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Lengkap

Olehkita.com. Seperti yang kita ketahui bahwa bakteri adalah organisme yang paling sederhana dimana inti selnya bersifat prokariotik.

Dimana bakteri berasal dari kata latin bacterium yaitu kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Artinya bakteri merupakan organisme yang belum memiliki membran inti (kariotika).

Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Lengkap
Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Lengkap

Inti sel dari organisme bakteri hanya berupa satu molekul ADN saja. Bakteri memiliki ukuran yang mikrokopik (sangat kecil) akan tetapi memiliki peran yang cukup besar dalam kehidupan di bumi.

Bakteri berjumlah banyak dan mudah ditemukan diberbagai tempat, seperti tanah, lautan, hewan, tubuh manusia, dan tempat hidup bakteri lainya.

Akan tetapi meskipun jumlahnya banyak dan berada dimana saja, bukan berarti bakteri menjadi ancaman bagi manusia. Ada bakteri yang dapat menyebabkan penyakit dan ada juga bakteri baik yang bermanfaat bagi manusia.

Bakteri memiliki bagian tubuh yaitu kromosom yang berperan dalam proses perkembangbiakan dan juga pewarisan sifat.

Perkembang biakan bakteri terbagi menjadi dua cara, yaitu aseksual dan seksual. Berikut ini adalah cara reproduksi bakteri secara lengkap :

Cara Bakteri Berkembang Biak Secara Lengkap

1. Perkembangbiakan bakteri secara aseksual

Secara umum bakteri berkembang biak secara aseksual melalui proses pembelahan diri atau yang disebut juga dengan pembelahan biner.

Proses pembelahan biner pada bakteri diawali dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik. Kemudian diikuti dengan pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di antara kedua sel anak bakteri.

Pembelahan diri pada bakteri ini akan terjadi secara langsung dan mampu meproduksi salinan genetik dari induknya secara tepat.

Pada kondisi yang ideal bakteri dapat membelah diri satu kali dalam waktu dua puluh menit. Atau dapat membelah diri sekitar 1021 anakan baru setiap harinya.

Pada kondisi lingkungan yang menguntungkan akan memungkinkan bakteri dapat berkembang biak secara cepat dengan jumlah banyak.

2. Cara perkembangbiakan bakteri secara seksual

Organisme bakteri dapat dikembang biakan secara seksual atau disebut juga paraseksual. Perkembang biakan bakteri secara seksual tidak melibatkan gamet dan peleburan sel, akan tetapi berupa pertukaran materi genetik (DNA).

Proses perpindahan materi genetik yang semacam ini lah yang disebut juga paraseksual atau rekombinasi genetik.

Rekombinasi genetik terbagi menjadi tiga cara, antara lain transformasi, transduksi, dan juga konjungsi.

a. Transformasi

Transformasi adalah pemindahan sedikit materi genetik (DNA.) atau hanya satu gen saja dari bakteri satu ke bakteri lainya dengan proses fisiologi yang kompleks.

Tokoh pertama kali yang mengenalkan cara perkembangbiakan bakteri dengan transformasi adalah Frederick Griffith yang dikemukakan pada tahun 1982.

Beberapa contoh bakteri yang melakukan transformasi antara lain Bacillus, Pseudomonas, Neiseria, Haemophilus, dan Streptococus pneumonia.

b. Transduksi

Transduksi adalah pemindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri yang lain dengan perantara virus (bakteriogafe).

Proses transduksi ini diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri dan kemudian virus tersebut akan berkembang biak. Sehingga dengan begitu akan menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya pecah.

Selanjutnya virus yang baru saja terbentuk akan berhamburan keluar dari sel bakteri dan menginfeksi bakteri lainya. Dengan demikian, maka akan terbentuk sel bakteri-bakteri rekombinan.

Cara transduksi ini dikenalkan pada tahun 1952 oleh Norton Zinder dan Joshua Lederberg.

c. Konjungsi

Konjungsi adalah pemindahan DNA secara kontak langsung antara sel bakteri yang berdekatan melalui jembatan sitoplasma. Cara ini disebut juga perkembangbiakan melalui perkawinan.

Sel kelamin jantan merupakan pendonor atau pemberi materi genetik, sedangkan sel kelamin betina adalah penerima donor/ materi genetik. Bakteri pemberi muatan genetik ditandai dengan adanya tonjolan yang disebut dengan philiseks.

Dimana philiseks ini adalah alat yang akan menempel pada bakteri resipen atau penerima materi genetik.

Beberpa contoh bakteri yang berkonjungsi, yaitu Pseudomonas sp. dan Salmonella typhi.

Baca juga : 

Demikian artikel tentang, cara bakteri berkembang biak. Semoga dapat menjadi referensi bagi Anda.

Follow Facebook Olehkita.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *