Cara Mengatasi Penyakit Karat Daun Tanaman Kopi (Tepat)

Cara Mengatasi Penyakit Karat Daun Tanaman Kopi

Olehkita.com. Penyakit karat daun pada tanaman kopi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh cendawan Hemileia vastatrix. Dimana penyakit pada tanaman kopi jenis ini merupakan salah satu penyakit utama dalam budidaya tanaman kopi.

Tanaman kopi yang terserang penyakit karat daun akan mengakibatkan kualitas dan produktivitasnya menurun.

Secara umum penyakit ini lebih sering menyerang tanaman kopi jenis Arabika. Sedangkan jenis Robusta memiliki ketahanan lebih baik dibandingkan jenis Arabika. Penyakit karat daun banyak dijumpai pada kebun kopi yang memiliki kelembaban tinggi.

Dimana gejala dari penyakit karat daun ditandai dengan munculnya bercak-bercak kuning pada daun yang pada awalnya kuning muda kemudian akan berubah menjadi kuning tua.

Semakin lama bercak tersebut akan semakin membesar dan menyatu, kemudian akan mengering mulai dari pusat bercak.

Karena terdapatnya bercak pada daun ini, maka sering kali orang menyebut juga dengan penyakit bercak tanaman kopi.

Pada tingkat serangangan yang parah, maka daun-daun tanaman yang terserang akan berguguran dan habis, hingga pada akhirnya tanaman kopi tersebut akan mati.

Oleh karena itu, untuk mengurangi resiko kehilangan hasil yang disebabkan oleh penyakit karat daun, maka perlu adanya tindakan untuk mengatasi atau mengendalikan penyakit karat daun.

Cara mengatasi karat daun kopi
Cara mengatasi karat daun kopi

Berikut ini adalah teknik/ cara mengatasi karat daun pada tanaman kopi melalui pengendalian-pengendalian penyakit yang tetap :

Cara Mengatasi Penyakit Karat Daun Tanaman Kopi

Cara mengendalikan penyakit karat daun H. Vastatrix dapat dilakukan menggunakan musuh alami jamur Verticilium. Dimana jamur ini merupakan jamur hiperparasit yang dapat memarasit jamur parasit lain sehingga dapat mengurangi potensi inokulum.

Pengendalian penyakit karat daun juga dapat dilakukan dengan mengaplikasikan larutan ekstrak biji mahoni. Dmana biji mahoni mengandung bahan aktif swietenin dan limonoid yang dapat menghambat perkembangan penyakit karat daun kopi (Hemileia vastatrix).

Seperti yang telah disampaikan dari hasil penelitian  Sri Sukamto  tahun 2003, bahwa larutan ekstrak biji mahoni (Swietenia mahagoni, Meliaceae) 0,1 – 0,2 % efektif menekan  penyakit karat daun kopi.

Sedangkan pengendalian secara kimia akan lebih efektif apabila diikuti dengan teknik budidaya yang tepat.

Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan menggunakan fungisida tanaman kopi yang berbahan aktif mankozab. Sebagai upaya dalam pencegahan, maka dapat dilakukan penyemprotan setiap menjelang musim hujan dengan interval penyemprotan seminggu sekali.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, Cara Mengatasi Penyakit Karat Daun Tanaman Kopi. Terima kasih telah berkunjung di website olehkita.com dan semoga bermanfaat.

Follow Facebook olehkita.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *