Klasifikasi dan Morfologi Lengkap Tanaman Serai

Klasifikasi dan Morfologi Lengkap Tanaman Serai

Olehkita.com. Tanaman serai atau biasa disebut sereh ini merupakan tanaman jenis rumput-rumputan yang biasa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan masakan. Serai juga memiliki kandungan minyak astiri yang diperoleh dengan cara disuling pada bagian atas tanaman.

Secara umum tanaman serai terbagi menjadi dua, yaitu serai dapur dan serai wangi, dimana keduanya memiliki bau aroma yang berbeda.

 Sementara itu, minyak serai yang terkenal di Indonesia adalah minyak serai wangi. Minyak serai wangi ini telah dikembangkan di Indonesia dan minyak astirinya telah diproduksi secara komersial. Sedangkan minyak serai dapur tidak diusahakan untuk dikomersialkan.

Bagi Anda yang ingin mengenal tanaman serai, maka apda pertemuan kali ini sedulurtani.com ingin berbagi informasi tentag klasifikasi dan morfologi dari tanaman serai.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Serai
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Serai

Berikut ini adalah klasifikasi dan morfologi tanaman serai :

Kalsifikasi Tanaman Serai

KingdomPlantae
Sub KingdomViridiplantae
Infra KingdomStreptophyta
Super DivisiEmbryophyta
DevisiTracheophyta
Sub DevisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
Super OrdoLilianae
OrdoPoales
FamiliPoaceae
GenusCymbopogon Spreng
SpesiesCymbopogon citratus (DC.) Stapf

Setelah Anda mengetahui klasifikasi dari tanaman serai, maka selanjutnya yaitu morfologinya. Dimana morfologi dari tanaman serai, meliputi morfologi akar, morfologi batang, morfologi daun, morfologi bunga, morfologi buah, dan morfologi biji. Berikut ini adalah pengenalan terkait morfologi tanaman serai :

Morfologi Tanaman Serai

1. Morfologi Akar

Tanaman serai memiliki akar yang berukuran besar.  Akar tanaman ini merupakan jenis akar serabut yang berimpang pendek

2. Morfologi Batang

Batang tanaman serai bergerombol dan berumbi, serta lunak, berongga, bersifat kaku dan mudah patah. Batang tanaman serai tumbuh tegak lurus ke atas dan batang tersebut berisi pelepah umbi untuk pucuk. Batang tanaman ini berwarna putih, akan tetapi ada juga yang berwarna putih keunguan atau kemerahan.

3. Morfologi Daun

Tanaman serai memiliki daun berwarna hijau dan tidak bertangai. Daunnya kesat, panjang, dan runcing, hampir menyerupai daun lalang.

Selain itu, daun tanaman serai berbentuk menyerupai pita yang makin ke ujung makin runing dan dan apabila diremas akan mengeluarkan bau citrus.

Daun memiliki tepi yang kasar dan pertulangan daun tersusun sejajar. Letak daun pada batang tersebar. Panjang daunnya tanaman ini sekitar 50-100 cm, sedangkan lebarnya berkisar 2 cm. Daging daun tipis, dan pada permukaan serta  bagian bawah daun memliki bulu-bulu halus.

4. Morfologi Bunga

Tanaman serai jarang sekali memiliki bunga. Jika ada, pada umumnya bunganya tidak memiliki mahkota dan mengandung bulir.

5. Morfologi Buah

Tanaman sereh jenis Cymbopogon citratus jarang memiliki buah.

6. Morfologi Biji

Tanaman sereh jenis Cymbopogon citratus juga jarang sekali memiliki biji.

Klasifikasi dan Morfologi Lengkap Tanaman Serai

Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa klasifikasi dan morfologi dari tanaman serai merupakan ilmu pengenalan tentang penempatan dan ciri-ciri dari tanaman serai.

Dimana klasifikasi tanaman serai telah disajikan pada tabel di atasyang merupakan penempatan organisme secara berurutan pada kelompok tertentu (takson) yang didasarkan oleh persamaan dan perbedaan.

Sementara itu, untuk morfologi dari tanaman serai, meliputi morfologi akar, morfologi batang, morfologi daun, morfologi bunga, morfologi buah, dan morfologi biji, seperti yang telah diterangkan pada artikel di atas.

Baca juga :

Follow Facebook olehkita.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *