Pengertian dan Ciri-ciri Protista Serta Klasifikasinya

Pengertian dan Ciri-ciri Protista Serta Klasifikasinya

Olehkita.com. Protista adalah organisme yang mempunyai sel eukariotik atau  mempunyai inti sel yang diselubungi oleh membran inti. Dan organisme in bukan merupakan hewan, tumbuhan, atau fungi.

Dalam bahasa Yunani protista terdiri dari kata protos yang artinya pertama dan zoa artinya hewan. Oleh karena itu, maka dapat dikatakan bahwa protista adalah kelompok mahluk hidup eukariot yang pertama.

Pengertian dan Ciri-ciri Protista Serta Klasifikasinya
Pengertian dan Ciri-ciri Protista Serta Klasifikasinya

Protista dibagi menjadi tiga kelompok, diantaranya yang menyerupai hewan (protozoa), menyerupai tumbuhan (gangang) dan juga menyerupai jamur.

Berikut ini adalah ketiga klasifikasi kingdom dari protista tersebut :

a. Protozoa (menyerupai hewan)

Protozoa merupakan kingdom protista yang menyerupai hewan dan bersel pada saat berukuran mikrokopis.

Protozoa dapat hidup diberbagai jenis air, baik air tawar, air payau, dan juga air laut. Selain itu, protozoa juga dapat hidup di dalam tubuh organisme multiseluler.

Protozoa dapat berkembang biak melalui dua cara. Dimana yang pertama secara aseksual, yaitu dengan pembelahan biner dan membentuk spora. Kemudian yang kedua secara seksual yaitu dengan konjungsi.

Sebagian dari protozoa ada yang berperan sebagai penghancur organisme yang telah mati. Akan tetapi,  ada juga yang bersifat parasit dalam tubuh organisme. Seperti halnya parasit yang dapat menyebabkan penyakit disentri, malaria, atau penyakit tidur.

Berdasarkan dari alat geraknya protozoa dibagi menjadi empat. Diantaranya rhizopoda (kaki semu), Flagellata (bulu cambuk), Ciliata (bulu getar), dan sporazoa (tidak memiliki alat gerak yang khusus).

b. Algae (menyerupai tumbuhan)

Algae merupakan protista yang menyerupai tumbuhan dan termasuk dalam kelompok protista fotosintetik.

Algae tersusun dari satu sel atau berkoloni dengan membentuk tubuh yang multiseluler serta berklorofil seperti tumbuhan umumnya.

Algae berdasarkan pigmentasinya dikelmpokan menjadi empat. Diantaranya algae merah (Rhodophyta), alga hijau (Chlorophyta), alga keemasan (Crysophyta), dan alga coklat (Phaeophyta).

c. Menyerupai jamur

Protista yang menyerupai jamur ini memiliki ciri yang mirip dengan fungi, akan tetapi tidak sama persis. Sehingga dengan demikian tidak dapat digolongkan dalam kingdom fungi.

Terdapat dua jenis jamur protista, yaitu jamur air (Oomycota) dan jamur lendir ( Mxyomycota). Jamur jenis ini hanya menyerupai dengan bentuk jamur filamen atau sporangia yang menyerupai hifa.

Protista menyerupai jamur ini memiliki warna kuning, putih, dan berlendir. Dimana protista menyerupai jamur ini dibagi menjadi dua, yaitu Oomycota dan mycomycota.

Pengertian dan Ciri-ciri Protista Secara Lengkap

Sementara itu, terdapat beberapa ciri-ciri umum dari protista. Berikut ini adalah ciri-ciri dari protista:

1. Berukuran mikrokopis dan ada juga yang makrokopis

Organisme ini ada yang berukuran mikrokopis, yaitu sekitar 5µm- 3 mm. Sedangkan yang berukuran makrokopis memiliki panjang mencapai 60 m bahkan bisa lebih.

2. Hidup bebas atau berisimbiosis

Kingdom dari protista hidup secara simbiosis dengan cara saling menguntungkan satu sama lain. Akan tetapi, ada juga yang bersifat parasit terhadap organisme yang lain.

3. Habitat umumnya di tempat yang lembab atau berair

Protista mudah dijumpai di tempat-tempat yang lembab atau berair. Selain di jenis air tawar protista juga mampu hidup pada air laut yang kadar garamnya tinggi.

Protista yang hidup di laut bertindak sebagai fitoplankton. Dimana fitoplankton ini berperan sebagai kontributor utama dalam penyedia energi jaring-jaring makanan.

4. Bersifat aoutotrof dan heterotrof

Bersifat autrotrof yaitu dapat menghasilkan makanan sendiri karena mempunyai kloroplas untuk tempat menagkap cahaya matahar.

Sedangkan heterotrof tidak dapat menghasilkan makanan sendiri melainkan memperoleh makanan dengan cara mengabsorsi molekul organik.

5. Bersifat Aerob dan Anaerob

Jika dilihat dari sistem respirasinya kindom protista dibedakan menjadi dua kelompok. Yang pertama membutuhkan oksigen untuk proses respirasinya .

Sedangkan kedua anaerob atau tidak memerlukan oksigen pada respirasi, melainkan bersimbiosis dengan bakteri yang bersifat aerob.

6. Secara Umum Uniseluler

Secara umum kingdom protista bersifat uniseluler atau tersusun atas satu sel saja. Akan tetapi, ada juga yang bersel banyak atau multi seluler.

Kingdom protista dengan sel yang banyak biasanya hidup secara berkelompok (dalam bentuk koloni).

7. Bersifat motil

Bebrapa protista ada yang mempunyai alat gerak seperti flagel atau bulu cambuk silia ataupun rambut getar, dan juga pseudopodia. Oleh karena itu, protista bisa disebut juga dengan motil yang dapat bergerak bebas.

8. Mempunyai tipe sel eukariotik

Protista disebut sebagai sel eukariotik karena mempunyai membran inti. Akan tetapi, protisra termasuk mahluk hidup prakariotik paling sederhana tetapi jauh lebih kompleks. Baik dalam hal struktur, tingkah laku, maupun fungsi dan ekologinya protista lebih kompleks dibandingkan Archaebacteria dan Eubacteria.

Selain itu, struktur tubuh dari protista meliputi :

a. Vocuola makanan yang berfungsi sebagai pencerna makanan.

b. Vocuola kontraktil yang berfungsi untuk pembuangan makanan.

b. Membran sel memiliki fungsi untuk melindungi dan mengatur gas serta makanan.

c. Inti sel yang memiliki fungsi sebagai pengaktivasi penggunaan sel.

Baca juga :

Demikian artikel tentang, pengertian dan ciri-ciri protista secara lengkap. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Follow Facebook Olehkita.com, untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pertanian dan pendidikan dengan cara Klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *